Action Script

Apa itu action script? Saya adalah orang awam yang memakai Macromedia Flash. Saya kira Macromedia Flash itu hanya sekedar animasi berjalan dan pengaplikasian button-button tapi ternyata tidak. Dibalik itu semua ternyata ada bahasa pemrograman untuk mengendalikan object-object ataupun movie yang terdapat dalam Flash yaitu yang biasa disebut Action Script. Berikut ini adalah perkembangan sejarah Action Script dari Flash 3 sampai Flash 8….

PERKEMBANGAN ACTION SCRIPT

– Pada Flash 3, actionscript hanya berupa kode perintah sederhana untuk mengatur pergerakan dan kontrol animasi. Movieclip mulai diperkenalkan.

– Pada Flash 4 pemakaian variable mulai dioptimasi dan dilengkapi interface untuk berhubungan ke CGI (Server).

– Pada Flash 5 actionscript versi 1 mulai mengikuti ECMAScript. Operasi dengan XML mulai diperkenalkan.

– Pada Flash 6, di authoring tool Flash MX disertakan component UI yang merupakan penerapan OOP pada actionscript dengan memakai konsep prototype.

– Pada Flash 7 (Flash MX 2004) actionscript beranjak ke versi 2 dan dibakukan menurut ECMAScript. Tetapi belum 100% “standard compliant”. Pembakuan ini hanya untuk kepentingan aturan notasi dan deklarasi penulisan, dan belum merupakan pembakuan kode dalam arti yang sebenarnya. Karena sewaktu dikompilasi kode-kode actionscript 2 tetap serupa dengan actionscript 1. Demikian juga proses eksekusi bytecode oleh AVM , tidak ada perbedaan berarti antara code actionscript 1 dan actionscript 2.

– Pada Flash 8 terdapat peningkatan yang nyata pada aspek visual, misalnya Filter dan Glow, Bitmap Caching, optimasi Flash Video (flv), Blend mode dan lain-lain. Sedangkan dalam Core API terdapat API baru yaitu External Interface yang mempunyai fungsi hampir sama dengan fscommand untuk eksekusi kode yang terdapat di host (kontainer ActiveX , Javascript di browser, dll).

STRUKTUR BAHASA ACTION SCRIPT

Flash 5 menggunakan struktur bahasa sintaks dot, yang menggantikan sintaks slash pada versi terdahulu. Dot atau titik digunakan untuk menunjukkan properti atau metode yang terkait dengan objek. Contoh:

Ballerina.berat = 50
Flintstone.berat = 65

Pernyataan di atas menetapkan nilai 50 untuk properti berat dari Ballerina, dan nilai 65 untuk berat dari Flintstone.

Ballerina.pakaian.warna = putih

Pernyataan di atas menjelaskan putih sebagai properti warna pada objek pakaian yang terkait dengan objek Ballerina. (Di sini properti pakaian milik Ballerina merupakan objek juga, yang memiliki propertinya tersendiri).

Ballerina.menari()

Pernyataan di atas menjelaskan metode menari yang diterapkan pada objek Ballerina. Tanda kurung buka dan kurung tutup memberi tanda kalau menari adalah metode.

Ballerina.menari(cepat)
Ballerina.menari(lambat)

Metode seringkali memiliki argumen atau parameter, yang menerangkan bagaimana seharusnya metode dijalankan.

Tip: Untuk memudahkan, bacalah dot syntax dari belakang. Misalnya Ballerina.pakaian.warna = putih dapat dibaca “Putih adalah warna pakaian dari Ballerina.”

Kapan2 disambung lagi ya…

dikutip dari : http://www.master.web.id/mwmag/issue/01/content/tutorial-actionscript-1/tutorial-actionscript-1.html dan  http://blog.ujungpandaran.com/2007/04/19/bookmark-april-19-2007/

Ditulis dalam penGetaHuan. 2 Comments »

2 Tanggapan to “Action Script”

  1. souvenir pernikahan Says:

    wah mantap nih infox.kebetulan gi belajar flash buat bikin media pembelajaran.salam kenal. Rahman

  2. melangz Says:

    Makasih ya Pak Rahman🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: